BEI: Pelemahan Rupiah Momok Menakutkan Bagi Investor

0
1



Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama beberapa hari terakhir menurun drastis. Penurunan itu dipicu oleh penyusutan nilai tukar rupiah yang sudah terlalu dalam dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tidak sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.

Sepanjang perdagangan hari ini, indeks tersungkur 110,38 poin atau setara 1,87 persen ke posisi 5.774,72. Padahal penutupan perdagangan pada Senin 7 Mei 2018, indeks masih ditutup ke posisi 5.885.



Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Samsul Hidayat mengatakan depresiasi rupiah merupakan momok yang menakutkan bagi investor.

“Di antara dua itu, paling yang mempengaruhi persepsi investor itu kondisi nilai ‎rupiah, disamping pertumbuhan ekonomi Indonesia yang hanya 5,06 persen,” ucapnya kepada Medcom.id, Selasa 8 Mei 2018.

Menurutnya, realisasi tingkat pertumbuhan ekonomi tidak terlalu berpengaruh bagi investor. Sebab itu, pelaku pasar tak perlu mengkhawatirkan ihwal angka pertumbuhan ekonomi kuartal I 2018 yang berada di luar ekspektasi pasar.

“Mereka berpikir tidak mengindikasikan terjadi kenaikan yang signifikan,” jelas dia.

Selain itu, faktor dari luar negeri juga berdampak besar bagi bursa Indonesia, seperti kenaikan harga minyak dunia. Terkait jumlah dana asing yang keluar, Samsul mengaku tak tau detilnya.

“Sinyal dari minyak dunia ini sangat tidak baik bagi investor, makanya berpengaruh bagi investor tanah air,” ucap Samsul.

 

(Des)










Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini