Bamsoet: Saya Berharap Ini OTT Terakhir Bagi Anggota

0
1



Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet)–Antara/Wahyu Putro


Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengharapkan tak ada lagi anggota DPR yang terlibat kasus korupsi. Tertangkapnya anggota Komisi XI dalam operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu dijadikan peringatan keras. 

“Saya berharap ini merupakan OTT terakhir bagi anggota DPR. Saya berpesan kepada anggota DPR agar fokus menyelesaikan tugas-tugas kedewanan yang hanya tinggal satu tahun,” ujar Bamsoet melalui keterangan tertulis, Sabtu, 5 Mei 2018. 



Bamsoet menyerahkan sepenuhnya kepada KPK dalam mengusut tuntas praktik korupsi di Tanah Air.  Fraksi partai diminta menindak anggota DPR yang terlibat. “Mengenai status keanggotaan yang bersangkutan, bolanya ada di Fraksi tempat ia bergabung. Kita enyerahkan kepada Fraksinya untuk melakukan tindakan,” ucap Politikus Golkar ini. 

Baca: KPK Ungkap Identitas Anggota DPR Usai Pemeriksaan

Bamsoet menuturkan, memperjuangkan anggaran untuk daerah pemilihan (Dapil) merupakan tugas bagi anggota DPR. Ini sesuai dengan fungsi legislatif di bidang anggaran. 

“Tetapi, yang tidak boleh adalah menerima sesuatu dari anggaran yang diperjuangkan tersebut. Dalam pertemuan informal dengan para Ketua Fraksi di DPR, saya selalu mendorong agar setiap ketua fraksi mengingatkan anggotanya tidak melakukan perbuatan tercela,” tegasnya. 

Baca: Ratusan Juta Rupiah Disita Dalam OTT Anggota DPR

Citra positif DPR tak mudah untuk dibangun. Bamsoet mengajak semua pihak menjaga amanah rakyat ini dengan bekerja sebaik-baiknya agar lembaga DPR bisa menjadi lebih berwibawa dan bermartabat. 

“Kita punya tugas besar mengawal demokrasi dan pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan agar sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Saya mendukung langkah KPK melakukan OTT untuk memberantas korupsi. Hanya saja, KPK juga mengedepankan upaya pencegahan,” pungkasnya. 

(YDH)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini