Aksi Teror Satu Keluarga Fenomena Baru di Dunia

0
12



Jakarta: Rangkaian serangan teror di Surabaya dan Sidoarjo dilakukan oleh beberapa keluarga. Anggota Kompolnas Bekto Suprapto mengatakan pelibatan keluarga dalam aksi teror merupakan fenomena baru di dunia.

“2018 teroris menggunakan satu keluarga itu fenomena baru di dunia. Ayah, ibu dan anaknya yang masih kecil,” kata Bekto dalam diskusi di Jalan Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Mei 2018.



Bekto menilai, insiden ini harus diungkap tuntas. Polisi harus menganalisis secara rinci motif dan penyebab keterlibatan satu keluarga dalam aksi bom bunuh diri ini.

Apalagi, aksi bom bunuh diri melibatkan anak di bawah umur. Bekto menyebut pelibatan anak-anak sebagai tindakan keji.

“Fenomena baru dan butuh analisis, dan tokoh-tokoh karena susah sekli mendeteksi keluarga yang terindikasi teroris. Kadang satu keluarga terhubung dengan keluarga yang lain,” kata Bekto.

Jenderal bintang dua itu menjelaskan motif aksi serangan teror di Indonesia terus berubah dari tahun ke tahun. Awal tahun 2000, aksi serangan teror bermotif solidaritas keagamaan melihat konflik di Ambon dan Poso.

“Ada belasan gereja sekaligus di Medan, Batam, Pekanbaru dan Mataram akibat solidaritas marah akibat komunitas kristen Ambon terjadi. Gerakan Aceh Merdeka. Gedung DPR juga dibom,” ujar Bekto.

Beralih ke tahun 2002 motif serangan berubah. Simbol-simbol barat khususnya Amerika Serikat menjadi sasaran utama. Bali menjadi sasaran utama karena banyak turis mancanegara yang berkumpul.

“Simbol barat setelah bom Bali dan Kedutaan Australia dan Jimbaran, Kuta. Ini berlangsung terus target pengeboman,” tutur Bekto.

Dalam beberapa tahun terakhir, motif serangan kembali berubah. Aparat keamanan menjadi sasaran. Pelaku teror menjadikan aparat keamanan sebagai simbol perlawanan.

“Karena ada instruksi polri adalah penghalang utama pengkalifahan dan itu berlanjut,” pungkas Bekto.

(DRI)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini