Afghanistan kutuk pemboman masjid di Pakistan – Internasional Terkini

0
9


Kabul, Afghanistan (-) – Afghanistan pada Sabtu (17/8) mengutuk serangan mematikan pada Jumat terhadap satu masjid di daerah terpencil Pakistan, yang dilaporkan menewaskan saudara pemimpin Taliban Mullah Hebatullah.

Serangan tersebut terjadi pada saat Amerika Serikat dan Taliban diduga telah makin dekat dengan kesepakatan setelah babak pembicaraan maraton di Ibu Kota Qatar, Doha.

Sediq Sediqqi, Juru Bicara buat Presiden di Kabul, mengatakan serangan mematikan seperti itu terhadap satu tempat suci patut dikutuk, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau – di Jakarta, Ahad. “…Tapi peristiwa di dekat Kota Quetta (di Pakistan) ini menunjukkan pemimpin Taliban berpusat di Pakistan, mereka memiliki pangkalan mereka dan berkeliaran dengan bebas di sana,” kata Sediqqi dalam satu taklimat.

Baca juga: Menteri Pertahanan Taliban tewas di Afghanistan Selatan

Islamabad belum mengomentari pernyataan Afghanistan tersebut, namun Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi pada Sabtu mengatakan negaranya akan terus memfasilitasi pembicaraan perdamaian Afghanistan yang sedang berlangsung.

Menurut kantor berita Afghan Islamic Press, adik pemimpin Taliban tersebut –Hafiz Ahmadullah– termasuk di – empat orang yang tewas selama serangan Jumat di Kota Kecil Kuchlak, yang terpencil, di dekat Provinsi Kandahar di Afghanistan.

Baca juga: Pemimpin Taliban tuduh AS ciptakan keraguan soal kesepakatan

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, sementara Taliban belum mengomentari pemboman tersebut.

Amrullah Saleh, wakil yang diusulkan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani buat pemimpin umum tahun ini, telah mencap peristiwa itu sebagai masalah pertikaian intern di kalangan gerilyawan Taliban.

Sediqqi mengatakan Afghanistan berharap kesepakatan masa depan – AS dan Taliban akan menjamin gencatan senjata menyeluruh, memulai pembicaraan langsung dengan pemerintah dan penarikan dengan syarat bagi penarikan tentara Amerika.

Ia mengatakan Washington dijadwalkan menandatangani kesepakatan terpisah dengan Pemerintah Afghanistan –yang menyampaikan kembali kerja sama dan dukungan lama.

Baca juga: Taliban kehilangan banyak petempur selama serangan udara

Sumber: Anadolu

Ratusan pengungsi Afghanistan duduki Jalan Kebon Sirih

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © – 2019





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini